Prabowo Klaim Menang Lagi, Jabarkan Bukti Kecurangan hingga Wacana Membuat Surat Wasiat

Lagi, Badan Pemenangan Nasional (BPN) dan Prabowo mengumumkan klaim kemenangan. Kali ini, tim Prabowo menyebut pihak paslon 02 sebagai pemenang di Pemilu Presiden 2019. Dalam jumpa pers yang berlangsung Selasa, 14 Mei 2019, BPN menyebut bahwa Prabowo – Sandi meraih 54,24 suara, sementara pasangan Jokowi – Ma’ruf meraih 44,14%. Selain klaim kemenangan, Prabowo juga menyebutkan beberapa hal terkait hasil pemilu. Baca rinciannya di bawah ini.

Prabowo Tolak Tegas Hasil Pemilu Curang

Prabowo Subianto. (Suara.com/Novian)Prabowo Subianto. (Suara.com/Novian)

Prabowo menyatakan sikap tegasnya atas banyaknya kecurangan yang terjadi selama pelaksanaan pemilu. BPN juga memaparkan dugaan kecurangan yang mereka temukan. BPN menganggap kecurangan tersebut dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif. Simak pernyataan Prabowo selengkapnya di sini.

Setidaknya, ada tiga dugaan kecurangan yang disampaikan dalam acara ini. Di antaranya DPT Tuyul, salah input situng KPU yang rugikan Prabowo – Sandi, dan Prabowo – Sandi yang seharusnya menang jika tidak ada kecurangan. Untuk lebih jelasnya, bisa dibaca di sini. 

Meski begitu, Prabowo menyatakan bahwa pihaknya masih berharap kepada KPU agar menegakkan keadilan dan memperjuangkan kebenaran. Berikut ini ucapan Prabowo selengkapnya. 

Prabowo Tolak Hasil Pemilu, KPU: Enggak Masalah

Komisioner KPU Ilham Saputra. [Suara.com/Muhammad Yasir]Komisioner KPU Ilham Saputra. [Suara.com/Muhammad Yasir]

Menanggapi penolakan dari Prabowo, KPU tidak mempermasalahkan hal tersebut. Komisioner KPU RI Ilham Saputra mengimbau agar BPN melaporkan bukti tersebut ke Bawaslu, sesuai dengan peraturan yang berlaku. KPU sendiri sudah menindaklanjuti beberapa rekomendasi Bawaslu terkait dengan laporan adanya kecurangan. Baca tanggapan Ilham selengkapnya di sini. 

Senada dengan Ilham, Komisioner KPU Hasyim Asyari juga meminta BPN untuk mengungkapkan data kecurangan yang mereka miliki di forum rapat rekapitulasi suara nasional Pilpres 2019 yang digelar KPU hingga 22 Mei. Hasyim juga telah mengundang saksi dari masing-masing calon dan partai politik untuk mengikuti rapat rekapitulasi tersebut. Simak pernyataan Hasyim selengkapnya di sini.

BPN Akan Tarik Saksi Perhitungan Suara

Wakil Ketua BPN, Priyo Budi Santoso menyebutkan BPN akan menarik saksi perhitungan suara yang ditempatkan di KPU pusat hingga daerah. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari adanya indikasi kecurangan yang ditudingkan oleh BPN. Mengenai ditariknya para saksi, bisa dilihat di video ini:

Your browser does not support the video element.

Terkait Banyaknya Kasus Makar, Prabowo: Tak Usah Takut-takuti Kami

Banyaknya tuduhan makar turut menjadi perhatian Prabowo. Beliau menegaskan sama sekali tidak tahu dengan semua tuduhan makar tersebut. Prabowo juga membantah tuduhan bagi para tokoh yang terkena kasus makar, seperti Imam Sufaat, Amien Rais, dan sebagainya. Baca di sini pernyataan lengkap dari Prabowo.

Prabowo Akan Tulis Surat Wasiat, Untuk Apa?

Selain menyinggung soal makar, Prabowo juga menyebut dirinya akan menulis surat wasiat. Dijelaskan oleh Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua BPN, surat wasiat tersebut artinya Prabowo mempertaruhkan semua hal atas nama rakyat Indonesia demi membela kedaulatan. Selengkapnya bisa dibaca di sini.

Sejatinya, Prabowo akan menulis surat wasiat tersebut selepas acara jumpa pers di kediamannya di Kertanegara. Namun, hal itu urung dilakukan. Menurut Fadli Zon, batalnya menulis surat wasiat ini karena belum menemukan ahli hukum yang tepat. Simak penjelasan Fadli Zon selengkapnya di sini. 

Sandiaga: The One and Only, Insya Allah Presiden Republik Indonesia Bapak Haji Prabowo Subianto

BPN dan paslon 02 mengadakan jumpa pers untuk menguraikan fakta-fakta kecurangan di pemilu 2019. Hadir dalam acara tersebut cawapres 02, Sandiaga Uno. Dalam acara ini, Sandi memberikan sambutan dan menyebut Prabowo sebagai satu-satunya presiden Indonesia. Menurut Sandi, acara tersebut dibuat bertujuan untuk memperjuangkan kepentingan banyak orang, umat, bangsa, dan negara. Simak sambutan Sandi selengkapnya di sini

Selain itu, Sandiaga juga sempat menyinggung soal penangkapan aktivis dan kriminalisasi ulama. Tonton selengkapnya di video di bawah ini:

Your browser does not support the video element.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *