Rok Merah dan Kemaja Putih yang Diduga Pakaian Korban Mutilasi di Pasar Besar Malang Ditemukan

Penemuan mayat wanita dimutilasi di Pasar Gede Malang, Jawa Timur. Polisi juga menemukan surat bertinta merah yang membahas soal kematian yang mengenaskan –

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNNEWS.COM, MALANG – Polisi menemukan pakaian yang diduga dikenakan korban sebelum menjadi korban mutilasi di Pasar Besar, Kota Malang, Jawa Timur.

Rok merah dan kemeja putih bermotif bunga ditemukan polisi di lokasi kejadian beserta barang bukti lain berupa sepasang sandal dan beberapa potong pakaian laki-laki.

“Kami menduga pakaian itu adalah pakaian yang digunakan korban sebelum dieksekusi,” kata Kasie Inafis Polda Jatim, Kompol Adrial, ketika ditemui di lokasi kejadian, Rabu (15/5/2019).

Ia menjelaskan, pakaian yang diduga digunakan korban ditemukan dalam kondisi tercecer di ujung tangga bagian atas.

Baca: Anjing Pelacak Diterjunkan Sisir Jejak Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Malang, Ini Hasilnya

Di lokasi itu pula, ditemukan sebuah spanduk berlumuran darah yang diduga sebagai alas saat pelaku memotong tubuh korban.

Polisi menemukan pakaian yang diduga dipakai korban
Polisi menemukan pakaian yang diduga dipakai korban mutilasi di Pasar Besar sebelum dibunuh. (Tribun jatim/ Aminatus sofya)

“Di ujung tangga situ ada spanduk yang kami duga sebagai tempat eksekusi. Karena banyak darah di situ,” kata dia.

Hingga saat ini identitas mayat korban mutilasi tersebut belum diketahui.

Baca: Mayat Wanita Korban Mutilasi Sempat Dikira Bangkai Tikus: Surat Wasiat dan Tato Korban Jadi Petunjuk

Pelacakan identitas melalui sidik jari korban pun terhambat karena kondisi jari korban sebagian besar telah membusuk.

Adrial mengatakan Tim Inafis Polda Jatim memfokuskan penyelidikan dengan mencari sidik jari pelaku di lokasi pembunuhan.

“Meskipun tempat ini adalah tempat umum, tapi tidak semua yang mau menjangkau lokasi kejadian,” ujarnya.

Sisir jejak pelaku

 Kepolisian terus menyisir lokasi tempat ditemukannya mayat wanita korban mutilasi di Pasar Besar, Kota Malang.

Kepolisian menurunkan tim K-9 untuk mencari jejak pelakunya, Rabu (15/5/2019)

Anjing pelacak diberikan bau dari barang bukti yang diduga jejak pelaku sebelum menjalankan tugasnya.

Hasil penyisiran, pertama anjing pelacak mengarah ke kamar mandi sebelah barat parkiran lantai II Pasar Besar.

Baca: Mayat Wanita Korban Mutilasi Sempat Dikira Bangkai Tikus: Surat Wasiat dan Tato Korban Jadi Petunjuk

Di sana, Tim K-9 mulai bergerak dan memeriksa tempat yang diduga pernah disinggahi pelaku.

Kemudian, anjing pelacak yang bernama Zera itu berjalan turun ke lantai dasar dan menuju ke arah Jalan Prof M Yamin, Kota Malang.

5 Fakta kasus mutilasi di Malang, ditemukan tiga pesan rahasia hingga tato yang tertulis di kaki korban.
5 Fakta kasus mutilasi di Malang, ditemukan tiga pesan rahasia hingga tato yang tertulis di kaki korban. (SURYA MALANG / Aminatus Sofya)

Alhasil, aksi dari Zera itu menyedot perhatian masyarakat sekitar dan pengendara kendaraan.

Beberapa kali Zera terlihat menjulurkan lidahnya yang menandatakan bahwa anjing berjenis kelamin perempuan itu kecapekan.

Baca: Dari Surat Bertinta Merah Sampai Tato, Inilah 3 Pesan Misterius Kasus Mutilasi di Malang

“Kalau sampai menjulurkan lidah terus, anjing itu capek, dan kurang konsentrasi. Salah satu cara untuk meredamnya ialah dengan dibasuh air bersih,” ucap Imam, petugas K-9 Polres Malang Kota.

Usai dilanjutkan, Anjing itu kemudian mengarah ke arah Bioskop Garuda yang terletak di Jalan Laksamana Martadinata.

Beberapa anjing itu menghampiri semak belukar yang membuat petugas Tim K-9 penasaran dengan apa yang ada di balik semak belukar tersebut.

Hingga akhirnya, petugas K-9 memutuskan untuk mengakhiri perburuan jejak yang diduga pelaku di Jalan Laksamana Martadinata.

“Kemungkinan, orang yang diduga pelaku ini menyeberang melewati jalan besar ini (Laksamana Martadinata),” ujar Imam.

Baca: Aksi Senyap Densus 88 Menangkap Terduga Teroris di Grobogan Jadi Heboh Oleh Teriakan Panas! Panas!

Imam mengatakan, orang yang diduga pelaku ini paham betul dengan area disekitar lokasi.

Hal ini dibuktikan dengan pencarian yang dilakukan anjing pelacak.

“Orang yang diduga pelaku itu berjalan kaki saat pergi ke tempat TKP. Namun, hingga kini kami belum bisa menemukan bukti baru seperti alat untuk membunuh atau yang lain sebagainya,” imbuhnya.

Hingga kini, petugas Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku mutilasi di Matahari Pasar Besar Kota Malang.

Polisi juga hingga saat ini belum bisa mengetahui identitas korban.

Kronologi penemuan

Penemuan mayat dalam kondisi terpotong-potong membuat heboh warga di sekitar, Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur.

Mayat ditemukan di lantai atas bekas gerai Matahari Department Store, Pasar Besar Kota Malang, sekira pukul 13.30 WIB, Selasa (14/5/2019).

Trisno, warga sekitar menuturkan mayat ditemukan pemilik toko.

Awalnya pemilik toko yang berada di lantai bawah mencium bau tidak sedap.

Kemudian, pemilik toko yang berada di bawah berupaya mencarinya dan naik ke lantai atas karena sumbernya di atas.

Baca: Identitas Korban Mutilasi Pasar Besar Malang Masih Misteri, Polisi Pakai Anjing Pelacak Buru Pelaku

“Awalnya warga mengira ada bangkai tikus karena bau busuk sekali. Ternyata ada potongan kaki dan tangan,” kata Trisno dikutip dari SURYAMALANG.COM, Selasa (14/5/2019).

Menurut Trisno potongan tubuh pertama yang ditemukan adalah kedua kaki yang terbungkus kresek putih dengan bercak darah masih menempel.

Kemudian, potongan tangan ditemukan di tangga sisi timur.

“Kalau kaki agak dekat berhimpitan. Tangannya terpisah. Tapi masih di satu lokasi,” kata dia.

Berdasarkan olah TKP yang dilakukan pihak kepolisian, bagian tubuh korban ditemukan di kamar mandi.

Baca: Kasus Mutilasi Pasar Besar Malang: Pesan Rahasia dan Tato Bertuliskan Sugeng di Kaki Korban

Sedangkan kepala, di temukan di tangga bagian tengah yang terbungkus dua kantong kresek hitam dan putih.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, menerangkan korban mutilasi itu berjenis kelamin perempuan.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri
Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri (SURYA MALANG/Aminatus Sofya)

Diperkirakan, usia mayat sekitar 34 tahun.

“Saat ditemukan, mayat hanya memakai celana dalam,” ucap Asfuri di lokasi kejadian.

Lanjut dia, tubuh korban dipotong menjadi enam bagian.

Baca: Mayat Wanita Dimutilasi di Malang Ditemukan Terpisah, Ada Tato Seperti Nama Pria dan Surat Kematian

Potongan tubuh yang pertama kali ditemukan kedua kaki yang dipotong menjadi empat dan kedua tangan yang juga dipotong menjadi empat bagian.

“Kemudian ditemukan bagian tubuh dan kepala,” kata Asfuri.

Dari lokasi kejadian, polisi menyita barang bukti diantaranya celana dalam dan tulisan yang diduga ditulis pelaku.

Atas kasus tersebut kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Tiga orang saksi sudah diperiksa dan pengambilan sidik jari.

“Masih kami dalami, nanti kalau ada hasil akan kami sampaikan,” ucap dia.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Polisi Temukan Pakaian yang Diduga Milik Korban Mutilasi di Pasar Besar Kota Malang 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *