Cari Menteri Muda, Jokowi Jangan hanya Lihat Usia

Presiden Joko Widodo.

ADANYA wacana menteri muda yang akan direalisasikan dalam kabinet menteri Joko Widodo (Jokowi) periode kedua dinilai sebagai sebuah bentuk penyegaran. Namun, Presiden diharapkan melihat muda tidak hanya berdasarkan faktor umur. 

Hal itu dikatakan Direktur Eksekutif Voxpoll Research and Consult Pangi Chaniago dalam sebuah acara diskusi di Menteng, Jakarta Pusat kemarin.

Sementara itu, politikus PDIP Zuhairi Misrawi mengatakan banyak kandidat yang pantas untuk mengisi kursi menteri muda di kabinet Jokowi mendatang, di antaranya Sekjen PDIP Hasto Kritianto, Wasekjen PDIP Ahmad Basarah, dan Ketua DPP PDIP Andreas Pareira.

PDIP, lanjutnya, punya kader yang siap untuk menjadi menteri muda di kabinet Jokowi mendatang. Meskipun demikian, ia menilai tak etis untuk membicarakan perihal jatah kursi menteri kepada Jokowi. Sebaliknya, pihaknya tetap akan menjunjung hak prerogatif Jokowi selaku presiden 2019-2024 terpilih.

“Pak Jokowi kan kader PDIP jadi kami sangat tidak etis untuk meramaikan. Kami sepenuhnya percaya Pak Jokowi akan memilih menteri-menteri terbaik nanti,” tambahnya.

Zuhairi mengaku, untuk saat ini pihaknya masih fokus untuk mewujudkan rekonsiliasi sosial terlebih dahulu ketimbang membicarakan perihal pembagian jatah kursi menteri. Ia juga menekankan, dalam berbicara konteks kekuasaan, PDIP akan terus berupaya membumikan dan menjunjung Pancasila sebagai sebuah amanat dan ideologi bangsa.

Di acara yang sama, Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan mengakui Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar telah mengirimkan 10 daftar nama rekomendasi menteri kepada presiden terpilih Joko Widodo. “Saya tidak mengetahui secara detail siapa saja nama yang telah diajukan dan akan menyerahkan sepenuhnya sebagai hak prerogatif presiden di dalam penentuannya,” ujarnya.

Namun, Daniel mengakui PKB mengincar pos-pos menteri yang menyangkut masyarakat banyak, seperti menteri pendidikan dan menteri desa, pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi. Menurutnya, PKB akan berfokus pula dalam bidang ekonomi kerakyatan. (Uca/X-7)


Artikel Asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *